728x90 AdSpace

Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, February 26, 2014

Kisah Para Nabi dan Rasul - Kisah Nabi Hud AS

     Meskipun tergolong agak jauh, nabi Hud As masih merupakan keturunan nabi Nuh As. Nabi Hud diutus oleh Allah Swt untuk berdakwak kepada kaum'Ad. Kaum 'Ad ini berada di daerah Ahqaf, terletak di antara Yaman dan Aman(Yordania) sampai Hadramaut dan Asy-Syair, yang termasuk wilayah Saudi Arabia.

     Kaum 'Ad punya postur tubuh yang besar dan kuat.mereka hidup dari bertani dan berternak.kaum 'Ad merupakan pekerja keras yang sukses, sehingga hara benda dan kekayaan mereka melimpah. mereka pun dapat membangun rumah-rumah yang besar,bagus dan kokoh. bahkan di tengah kota, mereka bisa membangun gedung-gedung tinggi yang megah,yang tampaknya belum pernah dapat dibangun oleh kaum manapun selama ini.




   Sama seperti mayoritas kaum Nuh, kaum 'Ad juga merupakan penyembah berhala. berhala-berhala mereka, antara lain bernama Shada,Shamud, dan Al-Haba. Kaum 'Ad sangat yakin bahwa berhala-berhala itulah yang selalu memberi anugerah dan melindungi kehidupan mereka.

    Kaum 'Ad merupakan golongan manusia yang kaya dan kuat. sayang, dibalik kekuatan,kekayaan dan etos kerja yang tinggi, kaum 'Ad mempunyai beberapa sifat yang tidak baik. Misalnya sombong tidak mau bersyukur,bertindak jahat,suka bertikai,membuat fitnahmengumbar hawa nafsu dan menindas. Kaum 'Ad sering bertindak jahat dan sewenang-wenang, terutama terhadap kaum manusia yang miskin dan lemah.

 
Meskipun kaum 'Ad berkali-kali menolak ajakannya, tapi nabi Hud tetap tidak berputus asa dengan penuh kesabaran, Nabi Hud terus mengajak kaum 'Ad untuk meninggalkan sifat dan kebudayaan mereka yang jahat dan butuk.

    Sebagian kecil kaum 'Ad yang hati nuraninya masih jernih, tertarik kepada dakwah dan ajaran Nabi Hud, akan tetapi sebagian besar yang lain, yang hati nuraninya sudah tumpul, tetap menolak dan mencemooh..

   Menurut merekan, sebagai pendatang baru, nabi Hud sangat mengusik kemapanan mereka. mereka berpikir, langkah yang teraik adalah menyingkirkan Nabi Hud. tapi Nabi  Hud tetap berlapang dada, sabar, dan pantang menyerah.jalan menuju kebaikan dan kebenaran tidak selalu gampang dan sederhana. Nabi Hud yakin Allah akan selalu menyertainya

    Hingga suat hari terjadi dialog antara Nabi Huda dan kaum 'Ad.
"wahai kaum 'Ad . berbuat baiklah pada sesama. jangan bertindak zalim. bukankah semua manusia pada hakikatnya bersaudara?"
"jangan coba-coba mengkhotbahi kami. kami lebih tahu dari kamu. bukankah kita semua hidup di dunia ini untuk mencari kesenangan dan kepuasan sebanyakmungkin?"
"tapi, kesenangan dan kepuasan yang kalian ekspresikan,seharusnya jangan sampai merugikandan menindas orang lain."
"Apakah ada yang salah dengan gaya hidup kami?"
"Ada. kalian sering bertindak sewenang-wenag terhadap sesama, terutama orang miskin. suka membuat fitnah dan pertikaian, sering bertindak jahat dan aniaya"
"Hud. jangan menggurui kami. kai berhak melakukan apapun, karena kami kaya dan kuat. Enyahlah engkau dan beberapa gelintir pengikutmu dari hadapa kami1"
"kaum A'd .jika kalian masih saja melakukan tindakan jahat dan zalim, saya khawatir Allah akan marah pada kalian"
"Allah?Tuhanmu itu? Suruhlah agar dia marah. kami tidak peduli, apalagi takut. semua ocehanmu tentang Tuhanmu itu hanyalah bualan dan omong kosong!.

      Saran dan nasihat Nabi Hud dianggap angin lalu oleh kaum 'Ad. mereka hanya sinis jika mendengarkan dakwah Nabi Hud. Hati dan pikiran kaum 'Ad agaknya telah tertutup dan membatu. mereka masih saja bertindak jahat,keras dan zalim.

    Mereka bahkan secara terang-terngan mau menganiayhan. Nabi Hud pun memohon kepada Allah agar mendatangkan pelajaran yang setimpal bagi kaum Ad yang sombong itu.maka Allah pun mendatangkan bencana angin yang sangat dasyat , selama tujuh hari tujuh malam.

    Sebelum bencana diturunkan , nabi Hud dan para pengikutnya pergi dulu meninggalkan daerah kaum 'Ad. Nabi Hud dan para pengikutnya akan membangun kehidupan baru di wilayah lain di muka bumi, sembari mengabarkan ajaran dan nilai-nilai Allah disana.

Baca : Kisah Nabi Hud AS

   Sepeninggal Nabi Hud, tidak beberapa lama kemudian bertiaup angin besar yang sangat dasyat, selama tujuh hari tujuh malam. Angin yang mengerikan tersebut mengamuk dan memorak porandakan wilayah kaum 'Ad beserta rumah dan harta bendanya hancur lebut. tidak ada yang tersisa. Angin besar yang didatangkan oleh Allah ini sangatlah dasyat, sehingga semua kediaman dan harta benda kaum 'Ad rata dengan tanah. Begitu juga kaum 'Ad yang selalu bertindak zalim dalam hidupnya, akhirnya kocar-kacir meregang nyawa, diterpa angin hebat tersebut.



   Ringkas cerita, di wilayah lain, Nabi Huda dan para pengikutnya merajut kehidupan baru yang damai dan cerah, sembari mengabarkan ajaran dan nilai-nilai yang baik dan mulia dari Allah kepada manusia lain disekitarnya. setelah kewajibanya sebagai nabi dianggap telah dilaksanakan sepenuhnya.Nab Hud pun lantas dipanggil kerahmatullah dalam usia 42 tahun, Jenazahnya dimakamkan di sebelah timur kota Hadramaut.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Kisah Para Nabi dan Rasul - Kisah Nabi Hud AS Rating: 5 Reviewed By: Baharuddin Sarjani