728x90 AdSpace

Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, March 5, 2014

Kisah Para Nabi Dan Rasul : Kisah Nabi Sholeh AS

Sama seperti Nabi Hud As. Nabi Shaleh As juga masih keturunan Nabi Nuh As. Shaleh diutus oleh Allah untuk menyampaikan ajaran dan nilai-nilai agama yang baik kepada kaum Tsamud.Kaum Tsamud menghuni kota Hadramaut,yaitu daratan yang terletak antara Yaman dan Syam (Syiria). kaum Tsamud sebenarnya masih keturunan dari kaum 'Ad kaumnya Nabi Hd yang hancur lebur diterpa angin puting beliung (lesus).

karena merupakan keturunan dari kaum Ad maka kaum Tsamud juga mewarisi keterampilan nenek moyangnya. Kaum Tsamud sangat terampil dalam soal bercocok tanam,beternak maupun arsitektur bangunan.dari segi ekonomi kaum Tsamud tergolong kaya dan makmur. Mereka mampu membangun rumah-rumah yang bagus dan gedung-gedung tinggi dengan arsitektur yang menawan.

selain itu kaum Tsamud juga punya keterampilan yang menakjubkan karena sanggup memahat dan mengukir gunung menjadi rumah dan karya rancang bangun yang indah. kaum Tsamud punya kekuatan fisik yang kuat dan prima. Sama seperti kaum 'Ad kaum Tsamud juga menyembah berhala-berhala.

sangat disayangkan ,keterampila,kepandaian dan etos kerja yang tinggi dari kaum Tsamud tidak dibarengi dengan sifat,moralitas dan perilaku sosial yang baik. kaum Tsamud bersifat tinggi hati atau arogan. Mereka suka berfoya-foya,bermabuk-mabukan dan berzina.

kebiasaan kaum Tsamud sangat buruk dan tidak manusiawi perampokan dan kejahatan seringkali terjadi. Hukum rimba mendapatkan pembenaran. Orang-orang yang kuat selalu menindas yang lemah. pokknya dalam kehidupan kaum Tsamudorang-orang yang miskin dan lemah bukannya ditolong dan dlindungi akan tetapi justeru diperlakukan secara kejam,sewenang-wenang dan tidak adil. pendek kata, ditengah kehidupan kaum Tsamud angkara murka dan kedzaliman terjadi setiap hari.

NABI SHALEH AS BERDAKWAH


Dalam kondisi ahlak ,perilaku sosial,adat istiadat dan kebudayaan yang tidak manusiawi dan tidak beradab dari kaum Tamud, maka Allah Swt langtas mengutuds Nabi  Shaleh As untuk berdakwah dan memperbaikinya. Nabi Shaleh menyeru kepada kaum Tsamud auntuk meninggalkan foya-foya ,mabuk-mabukan,zina dan perbuatan buruk lainnya. Selain itu mereka diajak agar meninggalkan sifa-sifat yang kurang terpuji, seperti tinggi hati atau sombong

Sebagai pemecahannya Nabi Shaleh menawarkan ajaran dan nilai-nilai yang baik dan luhur dari Allah, yang sangat beradab dan manusiawi  kepada kaum Tsamud untuk mengajak kaum Tsamud agar bisa menghargai,menghayati dan mengamalkan ajaran dan nilai-nilai Allah,maka sebisa mungkin Nabi Shaleh mengawalinya dengan cara menghimbauu kaum Tsamud untukmeninggalkan kebiasaan menyembah berhala-berhala dan menggantikannya dengan ibadah lainnya yaitu menyembah Allah Tuhan Yang Mahakuasa



Akan tetapi,apa yang terjadi?kaum Tsamud bukannya menyabut ajakan Nabi Shaleh secara baik dan antusias melainkan justeru sebaliknya. Kaum Tsamud sangat marah dan mencaci-maki Nabi Shaleh As. suatu ketika Nabi Shaleh melakukan dakwah kepada kaum Tsamud dan terjadilah dialog antara Nabi Shaleh dan kaum Tsamud.

"Biasanya seorang nabi punya kecakapan dankelebihan yang menakjubkan. Jika benar-benar engkau seorang nabi,tunjukanlah kepada kami apa kepandaian dankelebihanmu.Sekarang juga!" ujar salah seorang dari kaum Tsamud kepada Nabi Shaleh.

UNTA MUKJIZAT YANG AJAIB

Mendapat suatu tantangan yang cukup berat dari kaum Tsamud yaitu harus menunjukanmukjizat dan kelebihan. maka Nabi Shaleh menengadah berdoa kepada Allah Swt. Allah selalu mendengarkan terjaga. Allah pun lalu memberi perintah kepada Nabi Shaleh untuk memukulkan tangannya kepada sebuah batu besar yang berada di depannya dibawah pohon yang rimbun.

Betapa sangat menakjubkan. Dari celah batu raksasa itu, munculah seekor unta betina yang sangat besar dan gemuk. kaum Tsamud tentu saja terperanjat melihat pemandangan yang menakjubkan seekor unta keluar dari celah batu. Pemandangan yang sulit dipercaya tapi memang menjadi kenyataan. kaum Tsamud berdecak kagum dan bergumam-gumam keheranan.



Sebagian kecil diantara mereka lalu percaya terhadap kenabian Shaleh. akantetapi sebagian lagi yang lain yang merupakan mayoritas masih saja tidak mau percata kenabian Shaleh. mereka yang tidak percaya menganggap bahwayang dilakukan Shaleh hanyalah permainan sihir,mengelabui dan menyesatkan.

Mereka berlalu sambil memaki dan menyemooh Nabi Shaleh. Shaleh tetap tabah,sabar danlapang dada. Dia bersyukur karena masih ada sebagian kaum Tsamud yang percya kepadanya. Shaleh lalumemberi pesan kepada kaum Tsamud tentang unta betina yang dianugeahkan oleh Allah Swt kepada mereka.

"Wahai kaum Tsamud semua. aku berpesan kepada kalian. rawatlah unta ini baik-baik, karena ia merupakan anugerah dari Allah. Kalian bisa mengkondumsi susunya ddan memerahnya secara tertib dan bergantian. Aku nasihatkan kepada kalian,jangan sampai unta ini diganggu,disakiti apalagi dibunuh. Allah akan marah jika kalian menyakiti unta yang tidak berdosa ini".


Sejak itu,unta betina Nabi Shaleh yang sangat besar dan gemuk menjadi bagian dari masyarakat Tsamud. unta ini bebas berjalan dan berpindah ke mana saja ia sukai. Masyarakat secara bergantian memehah susunya dan mengonsumsinya. Aneh,meski susunya diperah sekian bayak orang setiap hari,tapi susu unta ini tidak pernah habis,bahkan terus melimpah. Inilah bagian dari mukjizat Nabi Shaleh anugerah Allah yang menakjubkan.

Sebagiandari kaum Tsamud tentu sangat senang dengan kehadiran unta ajaib dari Nabi Shaleh, apalagi mereka bisa mendapatkan susunya secara gratis setiap hari. Akan tetapi sebagianyang lain dia-diam sangat tidak senang. Orang-orang yang yidak senang dengan kehadiran unta ajaib ityu, justeru merupakan mayoritas kaum Tsamud yang menentang kehadiran Nabi Shaleh dan menolak misinya secara mentah-mentah.

UNTA AJAIB DIBUNUH

Mayoritas kaum Tsamud sangat khawatir,karena unta ajaib ternyata menjadi daya tarik bagi sebagian orang untuk mengikuti dakwah dan ajaran Nabi Shaleh. kaum Tsamud yang menentang Nabi Shaleh semakin khawatir, karena hampir tiap hari selalu saja ada pengikut baru yang tertarik kepada misi dan ajaranNabi Shaleh.Akhirnya sebagian kaum Tsamud memutuskan untuk menyingkirkan unta tersebut. Satu-satunya cara untuk membendung dakwah Nabi Shaleh adalah dengan cara membunuh unta ajaib tersebut.

Dalam keremanan malam,seorang yang berbadan kekar telah menyiapkan pedangnya yang tajam, untukmenikam sang unta yang sedang istirahat dibawah pohon rindang. Pelan tapi pasti seseorang yang yang telah dipercaya kaum Tsamud untuk menghabisi sang unta. mencoba berjalan sambil mengendap-ngendap.

Sebagai pembunuh berdarah dingin,seseorang dari kaum Tsamud itu, lalu mengunjamkan pedangnya ke tubuh unta. sang unta mengerang kesakitan. Darah memancar dari tubuhnya. Tidak beberapa lama kemudian sang unta mati bersimbah darah!

Fajar menyingsing,pagi menjelang. Perkampungan kaum Tsamud geger. Unta ajaib telah dibunuh. Banyak orang yang sedih. Nabi Shaleh Sngat marah dan berduka atas kejadian ini. Kemudian dia bertanya kepada kaum Tsamud.

"Wahai kaum Tsamud.Siapa yang telah berani membunuh unta ini? bukankah aku telah berkali-kali mengingatkan kalian semua, agar tidakmenyakiti unta in? ujar Nabi Shaleh.

"Yang membunuh unta, pasti salah satu di antara kami. Tapi kami tidka mengerti persisi siapa dia" kaum Tsamud tidak mau berterus terang

"Wahai kaum Tsamud,aku tahu kalian telah bersekongkol untuk membunuh unta.Allah pasti akan mmurka terhadap kalian " ujar Nabi Shaleh lagi.

"Hahaha! Tunjukanlah segera. Kami semua ingin tahu, apkah Tuhanmu berani marah kepada kami!" kaum Tsamud justeru menantang. Bahkan beberapa diantara mereka berpikir, jika waktunya tepat, mereka akn menyingkirkan Nabi Shaleh dengan cara apapun, termasuk memakai cara kekerasan.

PETIR DAN GEMPA BUMI

Sesudah peristiwa pembunuhan unta, Allah pun lau memberi tahu Nabi Shaleh dan para pengikutnya, untuk segera berhijrah,menyingkir dari wilayah kaum Tsamud.Bukan hanya karena terbunuhnya unta kaum Tsamud juga berencana untukmenganiaya Nabi Shaleh. Allah akan memberi pelajaran kepada kaum Tsamud yang berwatak sombong ,keras kepadala dan selalu bertindak zalim. Inilah harga mahal dari suatu kaum yang biadab.

Baca : Kisah Nabi Hud AS

Tiga hari setelah Nabi Shaleh dan para pengikutknya meninggalkan wilayah kaum Tsamud ,langit pun diselimuti mendung tebal.Bumi gelap.kaum Tsamud memperkirakan bahwa sebentar lagi akan turun hujan. Tapi apa yang terjadi?

Ternyata yang muncul adalah etir yang menggelegar dan bersahut-sahutan. Bukan hanya itu, wilayah kaum Tsamud juga digumcang gempa yang sangat dahsyat. Kaum Tsamud kalang kabut. Dari atas mereka diguncang gempa dahsyat. Akhirnya wilayah kaum Tsamud hancur lebur dan porak poranda. Mereka semua binasa,beserta harta bendanya.


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Kisah Para Nabi Dan Rasul : Kisah Nabi Sholeh AS Rating: 5 Reviewed By: Baharuddin Sarjani